hohohohoooooo....
Seminggu disibukkan dengan SOV UI dan LCC UI di saat yang berbarengan...
Jarkoman siy sebenarnya.. Jarkoman buat ETS (Education to School) LCC UI dan Muker (Musyawarah Kerja) SOV UI. Oya, nyari tempat dan nyebar undangan via email buat acara SOV.. Huuh.. Capek juga ya ngurusin ginian. hehheeee..
But, somehow, I'm happy... ^^
Raker SOV unyu unyuuuu.. :)
PENTING! Pake SANGAT!
Di akhir sesi, psikolog dan beberapa temanku, memberi beberapa pelajaran yang aku ingat:
1. Sebenarnya kalau kita beneran cinta itu, kita tidak perlu mengharapkan mendapatkan yang sama. Jika harapan itu kecil, semua akan berakhir sia-sia.
2. Ibarat kado, usaha kita adalah dalam mempersiapkan kado untuk seseorang. Kita gak akan pernah tahu apa yang sebenarnya dia butuhkan. Bisa jadi kado itu diterimanya dengan senang hati, bisa juga ditolaknya, bisa juga dibuangnya, bisa juga cuma jadi pajangan saja.
3. Hidup itu seperti spiral. Adakalanya kita udah siap naik dan udah muter di puteran pertama. Kita bisa aja terus muter-muter disana, kita bisa naik ke putaran berikutnya, atau kita bisa turun lagi ke bawah.
4. Sabar itu ada batasnya, karena kita bisa aja marah. Tapi terima, tidak ada batasnya.
5. Tiap orang itu sudah satu paket. Selalu ada positif dan negatifnya. gak ada orang yang benar-benar perfect hidupnya. Jadi gak perlu merasa rendah atau tinggi.
6. Jika suatu hari kamu ingin memilih pendamping hidupmu, carilah Dia yang bisa kamu tolerir dan Dia juga bisa mentolerir dirimu.
Hari Terakhir Pelatihan
Hari ini... Pelatihan lagiii.. hehehee
Dari pelatihan ini aku dapet cara lain lagi gimana untuk memaafkan orang lain. Dengan cara, nulis surat ke orang tersebut. Jadi, anggaplah orang itu ada di depan kita, apa yang akan kita ucapkan ke dia saat itu, tuliskan semuanya ke dalam kertas.
Setelah menuliskan surat untuk seseorang, aku disuruh untuk membuat surat untuk diriku sendiri dan dari dia. Aku harus menganggap aku menjadi dirinya, dan apa kira-kira yang akan dia sampaikan kepadaku. Boleh isinya apa aja. Setelah itu, aku disuruh membacakan suratku keras-keras.
Psikolognya nanya ke aku, sebenarnya apa yang aku harapkan, terus aku jawab dengan jujur (Jawabannya rahasia.. :-P)
Setelah mendengar harapanku, Psikolog itu bilang, kamu boleh mengharapkan sesuatu, tapi baiknya aku mempunyai deadline. Jangan sampai aku menantikan sesuatu, hingga cita-citaku terbengkalai begitu saja gituuu deeh...
Aku sepakat dengan hal itu, karenanya aku udah kembali ke jalanku lagi. Mulai lagi dari awal. Aku akan menyerahkan semuanya kepada Allah. Sekarang, aku akan kembali mengejar cita-citaku.
Itu aja mungkin yang bisa aku bagiin sekarang..
Huaaah.. besok mau ada raker SOV.
Selain LCC, SOV juga bisa membuatku nyaman. Karena disana ada teman-teman yang baik. Mereka selalu buat aku tersenyum, meski kadang sebal juga kalo dikerjain, tapi seneng juga. hahahaaa
Inilah ribetnya jadi cewek. Selalu perasaannya campuran. Gak Pernah benar-benar benci, Gak pernah benar-benar sebal, gak pernah benar-benar marah, gak pernah benar-benar sayang, gak pernah benar-benar percaya, gak pernah benar-benar senang. Selalu ada campurannya..
Tapi aku senang menjadi cewek.. Makasih ya Allah.. Love You so Much... :)
Real Special Class for Myself
Hari ini aku mengikuti pelatihan itu lagi. Sembuhkan luka dengan memaafkan.
Sore ini, aku berangkat dengan terburu-buru karena aku tidak ingin telat. Akhirnya aku bisa tiba di ruangan ini dengan batuan ojek, tapi aku terlambat 5 menit. Hm, sayang sekaliii..
Sebelumnya, aku akan menceritakan bagaimana aku bisa berada di kelas ini. Aku bisa berada di kelas ini karena Ria. Aku sebenarnya juga sangat tergoda dengan temanya. Sembuhkan Luka dengan Memaafkan. Bagus!
Hari ini materinya mengenai forgiveness.
Memaafkan itu ternyata tidak semudah itu ya.. Sangat susah. Terutama ketika aku tahu apa bedanya forgive dan forget.
"Kemesraan" di Donorojo (Workcamp in Jepara) part 10 - Finish -
Special night with 6 special persons ^^
Beberapa jam yang lalu, terjadilah kerusuhan di wilayah FIB, FISIP dan FPSIKO UI. Kerusuhan tadi dikarenaka munculnya dua makhluk yang sudah lama tidak saling bersua, yang ketika bertemu menyapa dan menanyakan kabar sambil berdiri di depan gerobak mie ayam sengketa. hehehee
Jarkoman dadakan! Dari sanalah cerita ini dimulai.





